Pegawai Kementerian Pertahanan Akan Mendapat Kenaikan Santunan

Presiden Joko Widodo Memutuskan Menaikan Anggaran Tunjangan Untuk Pegawai Yang Bekerja di Kementrian Pertahanan

Seiring di Terbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) 54/2020 tentang Perubahan Kedua PP 102/2015 tentang Asuransi Sosial Prajurit TNI, Polri, Pegawai ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan
 
 Presiden Jokowi Menekan aturan pada 29 September lalu itu, santunan risiko kematian akibat gugur bagi aparat TNI, Polri, maupun PNS di lingkungan Kementerian Pertahanan diberikan sebesar Rp 450 juta kepada ahli waris
 

Perbedaan Santunan Dari Sebelumnya

Sementara itu, besaran santunan kematian karena tewas diberikan sebesar Rp 350 juta kepada ahli waris. Angka ini juga lebih besar dari yang diatur sebelumnya yaitu sebesar Rp 275 juta.
 
Pemerintah lantas mengubah ketentuan tentang bantuan beasiswa bagi anak peserta yang gugur. tewas atau cacat tingkat tiga. Jika sebelumnya pemerintah hanya memberikan bantuan sebesar Rp 30 juta, kini ditambahkan pemberian maksimal untuk 2 orang. 
 
Santunan kematian yang diberikan untuk perwira TNI dan Polri mencapai Rp 30 juta. Besaran serupa juga diberikan kepada PNS Kemhan dan polri yang menduduki jabatan pimpinan tinggi madya, pratama, administrator, pengawas, atau fungsional 
 
Sementara itu, jabatan bintara dan tantama TNi dan Polri akan mendapatkan besaran santunan kematian sebesar Rp 27,5 juta, demikian juga PNS Kemhan dan PNS Polri yang menjabat pelaksana atau fungsional.
 
Santunan kematian bagi PPPK diberikan dengan besaran sesuai dengan jabatan," tulis pasal 27 ayat 1 PP tersebut  
 
 
Posted in All Topics on October 14 2020 at 09:07 PM

Comments (0)

No login